LaporanTahunan 2014 Laporan Tahunan Inovasi dari Hati 2014 From Becoming A Leading Digital Bank Gaya hidup digital merupakan fenomena zaman Inovasi dari Hati modern akibat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang kian maju. Segalanya menjadi lebih efisien dan efektif serta membawa dampak positif bagi kehidupan manusia. Inovasi dari Hati
Definisidari RT, apa RT berarti, yang berarti RT, Retensi dan transisi, singkatan RT dari Retensi dan transisi. ↓ Melompat ke konten utama Definisi dalam bahasa Inggris: Retention and Transition . Arti Lain dari RT Selain Retensi dan transisi, RT memiliki arti lain. Mereka tercantum di sebelah kiri bawah.
Pengertianchannel adalah cara, media , antar muka perusahaan dengan pelanggan. Channel merupakan perantara di mana pelanggan atau calon mengenal, mencoba, dan mengevaluasi value proposition dari layanan atau produk perusahaan. Bagian penting dari channel adalah komunikasi, distribusi dan jaringan penjualan. Channel berfungsi dalam hal.
PerpresNo. 75 Tahun 2008 tentang Tata Cara Konsultasi dan Pemberian Pertimbangan atas Rencana Persetujuan Internasionat, Rencana Pembentukan Undang-Undang, dan Kebijakan Administratif yang Berkaitan Langsung dengan Pemerintahan Aceh Perpres s/d 2007 11. Perpres No. ~\4 Tahun 2007 tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo 12.
TheAPA method is outlined in a four- volume series (Air Superfund National Technical Guidance Study Series, EPA, 1989). Emissions from treatment systems (e.g., SVE or incinerators, etc.) may be approximated by using soil contaminant concentrations and flow or throughput rate.
AbsoluteGreat Teacher - Bab 661: Nama Keluarga Aku Hua dan Nama Aku Manyue. Aku Memberi Kamu Salam Aku!An Xinhui berbalik dan melihat ke arah seorang guru paruh baya yang hebat, tetapi pihak lain menggelengkan kepalanya. Jika tidak ada yang menjawab tantangan, itu berarti bahwa boneka pelacur Liang Jumu telah memberikan kekalahan telak kepada
. Apakah kamu merasa ada sesuatu yang hilang dalam hidupmu? Apakah kamu merasa ada sesuatu yang perlu kamu eksplorasi di dalam dirimu? Channeling dan retention dapat menjadi jawaban untuk kegelisahan yang kamu rasakan. Namun sebelum kita membahas lebih jauh tentang topik ini, mari kita bahas dulu tentang apa itu channeling dan retention. Apa Itu Channeling dan Retention? Dalam bahasa Indonesia, Channeling dapat diartikan sebagai mengalirkan energi atau pertukaran energi, sedangkan retention adalah proses penyimpanan energi dalam tubuh. Channeling dan retention dapat membantu kamu menemukan kedamaian dalam dirimu karena mengalirkan energi positif dan menjaga energi tersebut untuk digunakan di waktu yang dibutuhkan. Seringkali, kehidupan sehari-hari membuat kita merasa kehabisan energi. Kita sering memenuhi jadwal yang padat dan terkadang kita lupa untuk merawat kesehatan mental dan fisik kita. Hal ini dapat menyebabkan kita merasa lelah, stres, dan kesulitan dalam fokus. Dalam masa-masa seperti itu, channeling dan retention dapat menjadi solusi untuk mendapatkan kembali keseimbangan dan energi dalam hidup kita. Mengapa Channeling dan Retention Penting? Channeling dan retention sangat penting karena membantu kita mendapatkan kembali keseimbangan dalam hidup, meningkatkan fokus dan konsentrasi, serta menghilangkan stres dan kegelisahan. Terlebih lagi, channeling dan retention juga dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dan fisik kita. Dengan mengalirkan energi positif dan mempertahankan energi tersebut di dalam tubuh, kita dapat merasa lebih bahagia dan produktif dalam hidup kita. Pengalaman Pribadi dengan Channeling dan Retention Saya selalu merasa sulit untuk fokus dan merasa cemas dalam pekerjaan. Namun setelah belajar tentang channeling dan retention, saya merasa lebih bugar dan fokus dalam pekerjaan saya. Saya merasa lebih damai dan bahagia dalam hidup saya dan saya mengalami peningkatan kesehatan mental dan fisik. Hal ini membuat saya merasa sangat terbantu dan merasa ingin membagikan pengetahuan ini kepada orang lain. Cara Melakukan Channeling dan Retention Untuk melakukan channeling dan retention, pertama-tama kamu perlu mencari mentor atau guru yang dapat membimbingmu. Proses ini dapat memakan waktu dan usaha yang cukup, namun hasil akhirnya sangatlah bermanfaat. Kamu dapat melakukan doa, meditasi, atau teknik lainnya yang disesuaikan dengan gaya hidupmu. Melalui proses ini kamu dapat merasakan perubahan energi dalam dirimu dan mendapatkan kembali keseimbangan dalam hidupmu. Pertanyaan dan Jawaban Terkait Channeling dan Retention Berikut adalah beberapa pertanyaan dan jawaban terkait channeling dan retention 1. Apa manfaat dari channeling dan retention? Channeling dan retention dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dan fisik, mengurangi stres dan kegelisahan, dan meningkatkan fokus dan konsentrasi. 2. Saya masih baru dalam channeling dan retention, apa yang harus saya lakukan? Cari mentor atau guru yang dapat membimbingmu dalam proses ini. Luangkan waktu untuk meditasi dan lakukan teknik yang sesuai dengan gaya hidupmu. 3. Apa bedanya channeling dengan retention? Channeling adalah proses mengalirkan energi atau pertukaran energi, sedangkan retention adalah proses penyimpanan energi dalam tubuh. 4. Bagaimana cara merawat keseimbangan energi dalam tubuh? Melakukan meditasi, berolahraga, dan menjaga pola makan yang sehat dapat membantu merawat keseimbangan energi dalam tubuh. Kesimpulan Tentang Channeling dan Retention Channeling dan retention adalah proses penting dalam hidup kita untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik, meningkatkan fokus dan konsentrasi, dan mengurangi stres dan kegelisahan. Melalui meditasi dan teknik yang sesuai dengan gaya hidup kita, kita dapat mengalirkan energi dan mempertahankan energi di dalam tubuh kita untuk digunakan di waktu yang dibutuhkan. Channeling Pipe Dan Again... Photo Credit by / channeling Channeling, Pt. 2 - Linkinpedia Photo Credit by / channeling linkinpedia Channeling Pipe Dan Again... Photo Credit by / channeling Channeling Dalam Kundalini Dan Reiki Photo Credit by / channeling astral bridging religions mysticism dalam asage orphic awakening aligning visionary zeta silverwitch psy How To Quickly Format Retention Data In Less Than 5 Minutes To Maximize Photo Credit by / retention quickly maximize minutes less learning than format data wrap
Untuk mempertahankan pelanggan setianya, ada banyak cara yang dilakukan perusahaan. Misalnya saja dengan menggunakan teknik retention. Nah, jadi customer retention adalah upaya untuk menjaga loyalitas pembeli agar terus menggunakan produk ataupun menarik pelanggan baru memang penting. Namun, mempertahankan pelanggan lama untuk setia membeli produk kita juga bukan suatu perkara yang mudah lho, Sob! Untuk itu, yuk pelajari bagaimana cara meningkatkan customer retention dalam artikel berikut. Simak baik-baik, ya!Pengertian customer retentionRetention adalah kata yang berasal dari kata retensi pada Kamus Besar Bahasa Indonesia. Arti retention adalah penyimpanan atau penahanan. Dalam pembahasan kali ini, customer retention adalah sebuah program atau kegiatan dari perusahaan untuk menahan atau mempertahankan pelanggannya agar tidak beralih ke perusahaan perusahaan terlalu sibuk mendapatkan pelanggan baru sampai melupakan pelanggan lama yang sudah loyal untuk menggunakan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Itulah mengapa customer retention adalah program yang berlaku bagi bisnis yang sudah lama, dikarenakan bisnis masih baru akan sangat butuh pelanggan baru bagi retention adalah program yang sangat menguntungkan, sebab jika berhasil meretensi pelanggan lama, perusahaan akan mampu menghemat biaya 5 – 25 kali daripada mengakuisisi bisnismu perlu retention?Sob, berikut alasan mengapa customer retention adalah hal yang penting bagi Menarik hati customer lamaSeperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa customer retention adalah program yang bertujuan mempertahankan pelanggan lama. Maka dari itu program ini dibuat untuk menarik hati pelanggan supaya tetap memakai barang atau jasa dari perusahaan dengan banyak program-program yang Memberikan pelayanan serta kepuasanCustomer retention adalah pelayanan yang diberikan kepada pelanggan agar mereka tetap setia dengan produk kamu. Sehingga pelanggan lama bisa membandingkan pelayanan dahulu dengan yang sekarang. Maka dari itu, dengan customer retention perusahaan akan selalu memberikan pelayanan prima untuk Menjalin kedekatan dengan pelangganDengan adanya customer retention pelanggan akan merasa lebih dekat dengan perusahaan karena keluhan-keluhan mereka diperhatikan dan perusahaan akan memberikan pelayanan juga Apa Itu Unique Selling Point USP? Manfaat & Cara MenerapkanBerikut ini adalah manfaat dan keuntungan melakukan customer retention bagi Meningkatkan profitMencari pelanggan baru tentulah akan membutuhkan biaya cukup besar untuk mengiklankan produk maupun jasa. Oleh karena itu banyak perusahaan besar mempertahankan pelanggan lama yang menjaga menjaga pelanggan lama, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya besar, justru itu bisa jadi strategi pemasaran melalui testimoni dari pelanggan lama yang dapat menggaet pelanggan Menciptakan loyalitas pelangganLoyalitas pelanggan sangat berhubungan dengan customer retention, dikarenakan retention adalah upaya untuk mempertahankan pelanggan dengan baik agar tidak berpindah ke perusahaan perusahaan yang kamu miliki melakukan program ini dengan baik, pelanggan akan memberikan testimoni yang baik untuk kemajuan perusahaan. Perlu strategi yang tepat agar tujuan perusahaan bisa Menguntungkan kedua belah pihakPelanggan juga merupakan manusia biasa yang ingin diapresiasi dan dihargai apalagi pelanggan tersebut merupakan pelanggan yang program customer retention, pelanggan akan mendapatkan keuntungan dari program reward yang diberikan, serta perusahaanmu akan diberikan feedback untuk kemajuan produktivitas perusahaan sehingga terbangunlah simbiosis mutualisme antara perusahaan dan utama retentionAda beberapa komponen utama retention yang bisa digunakan untuk menghitung tingkat retensi pelanggan. Komponen utama yang dimaksud adalah sebagai Program customer loyaltyPelanggan yang setia menggunakan produk adalah pelanggan yang sangat layak dihargai. Dengan memberikan program customer loyalty, pelanggan bisa mendapatkan program reward di sepanjang perjalanan mereka menggunakan perusahaan dapat memberikan reward jika konsumen membelanjakan lebih banyak serta menunjukkan kartu keanggotaan terhadap suatu produk. Program reward dapat berupa poin yang bisa ditukarkan dengan voucher atau produk gratis, diskon langsung, dan masih banyak lagi reward selalu diminati oleh konsumen karena mereka akan merasakan pengalaman menarik ketika memakai produk atau jasa yang Referral atau fitur permainanKomponen berikutnya dari retention adalah referral atau fitur permainan. Dengan program permainan ini pelanggan bisa menikmati program seperti pengumpulan poin, peningkatan level keanggotaan, atau mendapat keuntungan tertentu jika mencapai level yang itu, program tersebut juga dapat ditambahkan fitur referral yang bisa membuat perusahaan mendapat banyak pelanggan. Pelanggan lama akan mengajak pelanggan baru dengan memberikan referral nya sehingga pelanggan lama akan mendapat reward serta pelanggan baru mendapatkan keuntungan menggunakan kode referral tersebut baik berupa poin, voucher atau strategi program referral tentunya sangat menghemat biaya perusahaan, pasalnya pelanggan lebih mudah percaya kepada orang terdekat dibanding iklan ataupun dari juga Leads Adalah Pengertian, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya3. Personalisasi komunikasiTidak semua program retensi di atas bisa berhasil, karena adanya faktor pengaruh demografi, frekuensi kunjungan dan berbagai faktor penentu reward untuk pelanggan A belum tentu cocok atau sesuai dengan pelanggan B. Maka dari itu perusahaan harus menyesuaikan program retensinya sesuai dengan pelanggan. Hal ini juga akan berkaitan dengan elemen terakhir dalam pembahasan ini yaitu insight data dari Insight data pelangganDengan memiliki data pelanggan mulai dari keinginan, kebutuhan, preferensi dan perilaku pelanggan, ,maka membantu perusahaan menyusun program data dari pelanggan harus terintegrasi dengan aplikasi untuk analisa data sehingga mampu memberikan informasi seperti usia dan jenis kelamin, sampai data mendetail seperti kapan terakhir kali pelanggan memakai barang atau jasa dan dengan model seperti rasio customer retentionProgram customer retention adalah kemampuan suatu perusahaan untuk mempertahankan pelanggan lama, oleh karena itu dibutuhkan cara untuk mengukurnya dengan melakukan tinjauan kepada pelanggan yang hilang dalam periode waktu customer retention adalah sangat penting karena jika retention rate-nya tinggi, hal itu merupakan suatu indikator kepuasan pelanggan lama, yang kemudian dapat meningkatkan pendapatan retention rate adalah persentase pelanggan lama yang bertahan selama waktu tertentu. Untuk menghitung customer retention rate dibutuhkan tiga parameter, yaitu jumlah pelanggan pada akhir periode, pelanggan baru yang ada selama periode tersebut, dan jumlah pelanggan selama awal periode. Dengan asumsi sebagai berikutJumlah pelanggan akhir periode [ E ]Pelanggan baru selama periode tersebut [ N ]Jumlah pelanggan selama awal periode [ S ]Rumus perhitungan customer retention rate adalahCustomer Retention Rate E – N / S x 100%Berikut merupakan contoh perhitungan dari customer retention rate untuk 6 bulan terakhirNilai E diketahui sebesar 85Nilai N diketahui sebesar 20Nilai S diketahui sebesar 70Maka customer retention rate = 85 – 20 / 70 x 100%.Hasilnya adalah customer retention rate-nya sebesar 93%.Dalam contoh di atas, perusahaan yang kamu miliki memulai dengan 70 pelanggan, lalu kehilangan 5 pelanggan dan kemudian mendapatkan 20 pelanggan baru dan menutup akhir periode 6 bulan dengan 85 pelanggan. Sehingga retention rate yang didapat sebesar 93%, artinya sangat bagus. Nilai 100% merupakan nilai tertinggi yang bisa didapatkan, berarti perusahaan tidak kehilangan pelanggan sama sekali dalam periode meningkatkan customer retentionUntuk meningkatkan customer retention dibutuhkan beberapa strategi khusus. Berikut ini adalah beberapa strategi untuk meningkatkan customer retention yang sudah dirangkum oleh Jagoan Hosting. Langsung simak saja yuk listnya!1. Sediakan banyak pilihan produkRetention adalah program untuk mempertahankan pelanggan setia. Dengan menyediakan beraneka ragam pilihan produk, akan membuat pelanggan tidak jenuh dengan produk yang itu-itu Ajak pelanggan untuk membuat akunStrategi berikutnya ialah dengan mengajak pelanggan membuat akun. Dengan adanya akun, maka pelanggan lama maupun baru akan merasa menjadi keluarga dalam komunitas produk sehingga ikut memiliki dan bertanggung jawab atas pengembangan produk Jalin komunikasi secara personalKomunikasi personal dapat menjangkau konsumen dengan demografi dan frekuensi kunjungan serta program lain yang sangat menentukan keberhasilan strategi ini. Maka dari itu, untuk memahami tiap kebutuhan pelanggan yang berbeda, diperlukan komunikasi secara personal kepada pelanggan. Untuk menjalin komunikasi secara personal dengan pelanggan, kamu juga bisa menggunakan email bisnis. Meskipun komunikasi secara personal, tentunya dengan email bisnis akan membuat bisnismu juga terlihat komunikasi personal dengan pelanggan pakai layanan email bisnis Jagoan Hosting, Sob! Kamu bisa berlangganan mulai dari 15RIBU rupiah, fitur lengkap, memiliki cloud server yang cepat dan handal. Jadi, tidak perlu ragu lagi untuk mulai berlangganan email bisnis Jagoan Hosting sekarang!4. Siapkan program on boardingProgram on boarding dapat meningkatkan engagement pelanggan menjadi lebih baik dalam mendapatkan pelayanan dan menggunakan produk serta layanan dari juga Tips Menjadi Pendengar yang Baik Demi Loyalitas Customer5. Sediakan program edukasiAdanya pengenalan dan edukasi dapat membuat pelanggan mengenali produk maupun layanan dari perusahaan sehingga dapat menentukan mana produk serta layanan yang sesuai dengan kebutuhan Buat layanan pelanggan yang baikMemberikan pelayanan yang baik serta prima merupakan strategi yang sangat baik dikarenakan pelanggan merasa diperhatikan sehingga mereka akan merasa puas dengan apa yang telah Lakukan up selling dan cross sellingKamu juga bisa melakukan strategi up selling dan cross selling kepada pelanggan, mendorong supaya mereka membeli produk dengan nilai lebih besar. Dikarenakan pelanggan lama sudah percaya dan mendapatkan voucher dari program reward yang telah diberikan, bukan tidak mungkin mereka akan tertarik dengan produk serta layanan yang kamu tawarkan untuk melengkapi produk yang mereka Sob, dari ulasan di atas jadi makin paham kan kalau mempertahankan pelanggan lama ternyata cukup penting? Jadi, selain menggaet customer baru, coba terapkan juga teknik ini. Agar semakin paham bagaimana strategi marketing yang tak kalah menarik, langsung baca di artikel Jagoan Hosting lainnya ya, Sob!
Ilustrasi menerapkan retention channel. Foto channel adalah salah satu dari beberapa jenis channel online dalam digital marketing. Kanal ini biasanya dimanfaatkan perusahaan untuk mendorong pelanggan agar bertransaksi studi dalam Harvard Business Review mencatat bahwa Retention channel mendorong pelanggan bertransaksi kembali sebanyak 5 persen dan meningkatkan profit sebanyak 25 sampai 95 mempertahankan pelanggan lama bisa membuat perusahaan memperoleh keuntungan lebih tinggi dibanding mencari pelanggan baru. Maka dari itu, retention channel berperan penting dalam kesuksesan bisnis jangka untuk dapat melihat hasil penerapan channel online ini dibutuhkan waktu yang tidak sebentar, yakni sekurang-kurangnya enam Retention ChannelIlustrasi menerapkan retention channel. Foto PixabayMerujuk situs Sendgrid, beberapa contoh retention channel yang populer adalah email marketing dan push notification. Berikut penjelasannya masing-masing1. Email marketingEmail marketing merupakan jenis digital marketing channel yang sudah ada sejak dahulu dan telah digunakan banyak perusahaan untuk mempromosikan sebuah produk penerapannya, pengunjung situs web menuliskan email miliknya pada kolom berlangganan. Kemudian perusahaan akan mengirimkan informasi layanan, atau memperkenalkan produk baru, hingga memberikan penawaran Push notificationPush notification adalah suatu notifikasi atau pemberitahuan yang dikirimkan perusahaan ke pengguna aplikasinya. Pemberitahuan ini akan diterima pengguna yang mengaktifkan mode notifikasi pada aplikasi ini bertujuan untuk menjangkau semua pengguna aplikasi, baik pengguna baru maupun pengguna lama. Dengan menerapkan push notification, kesempatan untuk dibaca pengguna aplikasi akan lebih notifikasi melalui aplikasi secara langsung juga akan menghindarkan pengguna dari kemungkinan terganggu akibat banyaknya notifikasi yang masuk ke ponsel Penerapan Retention Channel untuk Tingkatkan ProfitIlustrasi menentukan strategi penerapan retention channel. Foto PixabayBerikut strategi penerapan retention channel untuk meningkatkan profit perusahaan dikutip dari buku Digital Marketing An Overview karya Subject Mengajak pelanggan membuat akunDengan membuat akun, pelanggan akan lebih mudah saat membeli ulang atau berganti produk. Di sisi lain, hal ini juga memudahkan perusahaan mengetahui kebutuhan pelanggan secara spesifik berdasarkan riwayat pembelian yang Membangun komunikasi personalJangan gunakan kata “pelanggan” untuk menyapa pelanggan melalui email atau push notification. Upayakan untuk menyebut nama pelanggan secara spesifik dalam setiap komunikasi bisnis yang dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membangun komunikasi Melakukan up selling dan cross sellingUp selling adalah menawarkan produk dengan harga lebih mahal, tetapi dengan kualitas lebih besar. Sedangkan, cross selling adalah mengajak pelanggan membeli produk lain yang masih berhubungan dengan produk awal yang Meminta feedback customerFeedback dapat dimaknai sebagai bentuk ekspresi customer experience yang menjadi indikator kepuasan pelanggan. Umpan balik tersebut akan membantu perusahaan menciptakan produk yang lebih baik. Namun, yang lebih penting, feedback juga mampu membangun keterlibatan engagement.Hal tersebut karena pelanggan akan merasa terlibat dengan perkembangan bisnis. Jika perusahaan merespons feedback dengan menciptakan produk yang diminta, pelanggan pun akan semakin percaya ke bisnis Memanfaatkan review dari pelangganMasih tentang poin sebelumnya, meminta feedback juga bisa membuat para pebisnis mengetahui apakah lebih banyak mendapat umpan balik positif atau sebaliknya. Apa itu retention channel?Bagaimana cara kerja email marketing?Apa keuntungan menerapkan push notification?
Banyak orang berlomba-lomba untuk membuat konten video di YouTube. Namun, masih banyak juga yang tidak memperhatikan metrik di dalamnya, salah satunya adalah audience retention. Dari banyaknya metrik yang terdapat di YouTube Analytics, audience retention atau retensi penonton menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Mengapa demikian? Sebab, metrik yang satu ini akan menentukan kualitas kontenmu di mata audiens. Nah, sebenarnya apa, sih, pengertiannya? Kenapa metrik ini harus diperhatikan dengan sebaik mungkin? Untuk menjawab pertanyaanmu, dalam artikel ini Glints akan menjelaskannya satu per satu. Apa Itu Audience Retention? © Dilansir dari Hubspot, audience retention adalah metrik YouTube Analytics yang menunjukkan persentase penonton yang melihat dan meninggalkan konten videomu dalam setiap momen. Metrik ini dinilai sangat penting untuk diperhatikan jika ingin mendapatkan peringkat tertinggi di halaman pencarian YouTube. Sebab, jika persentase retensi audiensnya tinggi, otomatis penonton puas dengan konten video yang kamu sajikan. Nah, YouTube akan mengutamakan konten video yang berhasil memuaskan para audiens. Dilansir dari Views Reviews, alasan mengapa metrik ini penting adalah karena memberikan gambaran statistik mengenai seberapa besar penonton menikmati videomu. Sebagai contoh, kamu meng-upload video dengan durasi 10 menit. Kemudian, rata-rata penonton hanya melihatnya dalam durasi 5 menit. Dengan demikian, perhitungan tingkat retensi pada video tersebut adalah 50%. Nah, dari situ kamu dapat mengatur strategi konten ke depannya untuk mengurangi apa saja bagian yang membuat penonton merasa bosan dan akhirnya memutuskan untuk meninggalkan konten videomu. Untuk melihat metrik ini, kamu bisa langsung menuju ke YouTube Studio, lalu pilih Analytics. Baca Juga 5 Cara Menambah Viewer YouTube agar Videomu Semakin Populer Faktor yang Menyebabkan Naik dan Turunnya Audience Retention © Dalam meningkatkan audience retention, kita harus tahu kira-kira faktor apa saja yang menyebabkan tingkat retensi naik dan turun. Oleh karena itu, di bawah ini Glints akan memberikan elemen-elemen yang harus diperhatikan oleh YouTuber, content creator, maupun marketer saat membuat konten di YouTube 1. Struktur video Elemen ini sangat penting untuk diperhatikan pada saat proses pembuatan video. Setidaknya, kamu harus mengatur alur video dengan matang dari awal hingga akhir beserta isi naskah yang tidak monoton. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebosanan penonton yang muncul di awal atau bahkan pertengahan video. Nah, oleh karena itu struktur video harus dibuat dengan rapi. Misalnya, di awal disajikan intro video dengan pembukaan yang tidak terlalu panjang. Lalu, di pertengahan dan selanjutnya baru masuk ke inti videonya. Intro video harus diperhatikan dengan teliti. Sebab, penonton terkadang sudah merasa bosan di awal video karena intronya terlalu panjang. 2. Alat-alat produksi video Jika ingin membuat konten yang berkualitas dan memanjakan penonton, jangan ragu untuk berinvestasi pada alat-alat produksi video. Dengan meng-upgrade alat seperti kamera, mic, lighting, dan lain-lain, otomatis kualitas videomu akan bagus dan suara yang dihasilkan pun jernih. Hal itu akan membuat penonton semakin puas untuk melihat videomu dan berpotensi menurunkan tingkat audience retention. 3. Durasi video Durasi video sebenarnya bergantung pada struktur video yang telah kamu buat. Jika strukturnya sudah jelas dari awal hingga akhir, tampaknya tidak masalah apabila durasinya lama. Meskipun begitu, kamu tetap harus mengoptimalkan durasi dengan baik melalui konten-konten yang akan disajikan, entah itu pendek atau panjang. Baca Juga Bagaimana Cara Membuat YouTube Channel? Ketahui Lengkap di Sini! Cara Meningkatkan Audience Retention © Sebelumnya, kita sudah tahu faktor apa saja yang berpotensi menimbulkan tingkat retensi naik atau turun. Nah, kira-kira bagaimana, sih, caranya supaya dapat meningkatkan audience retention dengan baik? 1. Rutin analisis Manfaatkan tool YouTube Analytics sebaik mungkin untuk meningkatkan retensi audiens. Kunjungi dashboard YouTube Studio dan pilih Analytics. Di sana, kamu bisa melihat persentase audience retention dari setiap video. Dilansir dari Views Reviews, rata-rata rasio retensi relatif tinggi berada di angka 50% ke atas. Nah, cari tahu mana videomu yang memiliki tingkat retensi rendah. Setelah ketemu, pelajari kira-kira bagian mana dari video tersebut yang membuat penonton merasa bosan. Dari situ, kamu bisa meningkatkan lagi kualitas video tersebut ke depannya. Selain itu, cari juga video dengan tingkat retensi yang tinggi. Pelajari kira-kira apa yang membuat penonton sampai betah menonton videomu. 2. Riset keyword Sama seperti halnya membuat postingan di blog, kamu juga perlu melakukan riset keyword saat ingin memproduksi konten di YouTube. Mengapa demikian? Sebab, jika kamu menggunakan keyword yang tepat dan banyak dicari oleh orang, otomatis YouTube akan menempatkan kontenmu di peringkat teratas. Nah, dari situ, ada kemungkinan videomu akan ditonton oleh banyak orang. Jika videomu berisi mengenai solusi dari masalah yang sedang dihadapi oleh penonton, bisa jadi ia akan terus melirik channel-mu dan bahkan men-subscribe. Secara tidak langsung, ini akan meningkatkan audience retention sekaligus menambah jumlah viewers dan subscribers. Baca Juga Memahami SEO Video Marketing? Ini Dia 7 Langkahnya! Itu dia penjelasan mengenai audience retention beserta cara meningkatkannya. Pada dasarnya, membuat konten video di YouTube tidak hanya sekadar memproduksinya lalu di-upload begitu saja. Kamu juga harus melakukan analisis lebih mendalam agar channel-mu semakin berkembang dan banyak disukai oleh orang. Sebenarnya, masih ada banyak cara lainnya untuk dapat mengembangkan channel dan meningkatkan jumlah viewers dan subscriber. Glints mempunyai artikel mengenai hal tersebut dan dapat kamu akses secara gratis. Jika berminat, kamu tinggal berlangganan newsletter blog Glints. Informasinya akan langsung dikirimkan ke inbox emailmu. Jangan ragu-ragu lagi, yuk, berlangganan sekarang juga! YouTube Analytics The 15 Metrics That Actually Matter What Is Audience Retention And Why It’s Important How to Increase your Video Audience Retention on YouTube
Ketika kita memikirkan tentang marketing, biasanya hal yang langsung terpikirkan adalah cara untuk mendapatkan customer baru. Namun, marketing sebenarnya bukan hanya tentang menjual kepada pembeli yang baru. Marketing juga berfokus kepada pelanggan lama untuk bisa mempertahankan mereka, melalui strategi retention. Kenyataannya, customer retention bahkan lebih penting dibandingkan acquisition atau mendapatkan customer baru. Meski demikian, kita perlu mempelajari lebih jauh tentang retention marketing ini. Sebab, banyak marketer yang masih saja terlalu fokus sepenuhnya terhadap acquisition. Padahal, retention juga sama pentingnya. Memahami Definisi Retention Marketing Retention marketing merupakan strategi untuk memasarkan kepada pelanggan lama. Jadi, fokusnya adalah mendatangkan kembali customer yang dahulu sudah pernah membeli dari Anda, dan mempertahankan pelanggan lama yang memang telah memiliki ikatan personal kuat dengan brand Anda, melalui subscription atau membership. Jadi, retention marketing itu memang berpengaruh terhadap final stage dari customer lifecycle marketing. Pada awalnya, lifecycle bermula lewat acquisition marketing yang bertujuan membangun brand awareness, menarik perhatian customer, mengedukasi audience, hingga akhirnya mengkonversi calon customer menjadi pembeli. Pada akhir masa lifecycle, retention marketing bisa mengarahkan pembeli untuk membeli lagi dari brand Anda, atau mempertahankan mereka dalam cycle yang aktif, sehingga mereka menjadi customer yang engaged dengan bisnis Anda. Tujuan retention marketing pada dasarnya bukan semata-mata meningkatkan jumlah customer, melainkan Menaikkan customer return rates dan membawa kembali pelanggan lama agar masuk ke dalam buying cycle. Menurunkan customer churn rates dan mempertahankan pelanggan lama agar tetap berada di dalam buying cycle. Meningkatkan frekuensi penjualan dan mengarahkan pelanggan untuk masuk ke dalam buying cycle lebih sering. Sederhananya, retention marketing memiliki tujuan untuk mengubah customer baru menjadi pelanggan, lalu mengedukasi mereka, dan kemudian mengarahkan mereka agar terus berminat belanja dari brand Anda. Alasan Retention Marketing Menjadi Strategi Cerdas untuk Penjualan Terutama untuk brand yang baru dan sedang berkembang, memang terkesan lebih masuk akal jika Anda lebih fokus kepada acquisition. Namun, begitu Anda sudah memiliki customer base, maka Anda perlu mengubah strategi, dan mengarahkan fokus kepada customer retention. Inilah pentingnya customer retention untuk bisnis Anda Mempertahankan pelanggan dapat meningkatkan profit. Akan menguntungkan bagi Anda jika dapat mempertahankan customer. Meningkatkan customer retention rate 5% saja sudah bisa menaikkan profit sebesar 25 sampai 95%. Menjual ke pelanggan lama lebih mudah daripada menjual ke pembeli baru. Sebuah brand memiliki peluang 60% sampai 70% untuk menjual ke customer lama. Sementara, peluangnya hanya sebesar 5% sampai 20% untuk menjual ke customer baru. Setiap kali customer membeli dari Anda, kemungkinan mereka kembali lebih besar. Setelah membeli satu kali, seorang customer berpeluang hingga sebesar 27% untuk kembali ke toko Anda. Jika mereka melakukan pembelian untuk kedua atau ketiga kalinya, frekuensi tersebut dapat meningkatkan peluang mereka membeli lagi dan lagi hingga 54%. Dibutuhkan biaya lebih sedikit untuk menarik pelanggan lama daripada customer baru. Biaya yang dibutuhkan untuk mendatangkan customer baru itu lima kali lebih besar daripada mempertahankan pelanggan lama. Pelanggan lama lebih senang berbelanja banyak. Orang-orang yang sudah pernah membeli dari toko Anda cenderung ingin kembali dan membelanjakan uang mereka lebih banyak lagi. Pelanggan tetap seperti ini mau menghabiskan 67% lebih banyak untuk belanja daripada mereka yang merupakan customer baru. Selain itu, pelanggan lama yang puas akan merekomendasikan brand Anda kepad kenalan mereka. Jadi, mereka adalah advocate untuk brand Anda.
apa itu channeling dan retention