Bacajuga: Hindari Beli Motor Custom dengan Kondisi Ini. Menurut Firman, konsolidasi data yang dilakukan di Samsat memiliki banyak manfaat, diantaranya meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak pemilik kendaraan bermotor di Indonesia. Firman pun telah berdiskusi dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang hasilnya diperlukan kemudahan Jakarta- Popularitas motor matik atau yang dikenal dengan istilah skuter matik (skutik) semakin mendominasi penjualan sepeda motor Tanah Air. Lebih dari 80 persen penjualan motor di Indonesia adalah motor skutik. Data wholesales (penjualan dari pabrik ke diler) yang dirilis Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyatakan, skutik menyumbang penjualan sebesar 83,73 persen dari total Yamahamemberikan panduan berkendara buat konsumen. MOTOR Masih banyak ditemui pemotor yang ugal-ugalan di jalan. Hal tersebut nampaknya kurangnya edukasi serta panduan berkendara yang tepat. Padahal para pengguna motor wajib menerapkan safety riding ketika berkendara di jalan raya demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. eX3000 merupakan motor listrik buatan dalam negeri yang diproduksi oleh Alessa Motors Nusantara Pengunjung melihat-lihat motor listrik yang dipamerkan di Indocomtech 2022. Alessa Motor Nusantara berharap pemerintah Indonesia yang telah menargetkan Net Zero Emissions di tahun 2060 dapat mendukung industri otomotif berbasis listrik, khususnya MItsubishiXpander buatan Indonesia yang mendunia. Ekspor ADM paling besar masih dilakukan terhadap merek Toyota dengan model Town Ace/Lite Ace, Avanza, Rush, Raize, dan Wigo ke Afrika, Amerika Latin, Myanmar, Filipina, Lebanon, juga Jepang sebanyak 66.917 unit. Dengan kata lain, porsi ekspor mobil Daihatsu dari pabrik ADM sekitar 1,5 persen. Mobilbekas pun menjadi salah satu pilihan masyarakat. Dari banyaknya mobil bekas yang tersedia, ada lima mobil mendominasi pencarian di Mobil123 pada pekan pertama bulan Juli 2020. Kelima mobil tersebut adalah Toyota Kijang Innova, Honda CR-V, Daihatsu Xenia, Toyota Avanza dan Honda Brio. Model yang paling banyak dicari adalah Toyota Kijang . - Tahukah Anda jika industri otomotif Indonesia sebenarnya sudah mengalami perkembangan pesat? Yap, di industri roda dua, kini Indonesia mulai memiliki startup dan pabrikan motor mandiri. Motor buatan Indonesia juga sebenarnya sudah banyak dipasarkan, namun memang belum banyak diberitakan media mainstream hingga sejauh ini. Pertanyaan selanjutnya, apakah Anda tahu apa saja motor buatan Indonesia yang merupakan produk asli putra-putri bangsa Indonesia? Jika belum tahu, berikut akan kami sampaikan beberapa brand motor yang merupakan produk asli Indonesia. Viar Cross X 150. Gesits Motor ini sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Garasindo dengan Institut Teknologi Surabaya yang berupa motor listrik. Dengan kualitas yang cukup baik, produknya mulai dipasarkan secara nasional di beberapa kota besar di Indonesia. Baca Juga Detik-detik Mengerikan Mobil Tabrak Pemotor sampai Tewas di Jaktim, Berawal dari Cekcok 2. SOIB Mungkin untuk penggemar motor dengan taste Eropa akan mengetahui benar cerita dari brand ini. SOIB sudah ada sejak tahun 2008, dan hingga kini masih memproduksi motor dengan gaya street racer dan cafe racer. Kapasitas mesin yang besar dan desain yang dianggap estetik jadi daya tarik utamanya. 3. Gazgas Brand ini lebih fokus pada produksi motor dengan jenis off-road atau motor trail. Bermarkas di Pasuruan, Gazgaz sudah lahir sejak tahun 2014 silam. Salah satu produk andalannya adalah Gazgas dengan seri GXE 450 Supermoto Edition yang keren dan siap diajak berpetualang. Baca Juga Aksi Kejar-kejaran Warga Selaawi Garut dengan Pencuri Motor Mirip Film Action 4. Happy Sepeda motor adalah transportasi yang nyaman dikendarai, baik untuk jarak dekat atau jauh. Sepeda motor bikin kita jadi lebih cepat sampai jika dibandingkan dengan kendaraan umum lainnya. Kita tak perlu mengantri beli tiket, atau khawatir tidak kebagian temapt duduk dan harus berdiri sepanjang jalan hingga tiba di tempat tujuan. Dengan naik motor banyak kelebihan yang kita dapat. Intip kelebihan naik sepeda motor dan juga cek rekomendasi motor asli Indonesia! Daftar isi Sepeda Motor jadi Transportasi Paling Diminati di Indonesia Kelebihan Naik Motor Ketimbang Kendaraan Lain Perkembangan Industri Motor di Indonesia Ini Dia Deretan Motor Asli Buatan Indonesia Baca juga Mau Modifikasi Motor untuk Drag Race? Ini 10 Rekomendasi Motor Drag 2023 yang Cocok untuk Kamu 10 Rekomendasi Motor Ninja yang Pas untuk Lelaki yang Suka Tantangan 2023 Taklukkan Jalanan dengan 10 Rekomendasi Motor Honda Terbaru yang Tangguh di Kelasnya 2023 Lincah di Arena Balap dengan 10 Rekomendasi Motor Mini 2023 Nggak Kalah Keren dengan Motor Baru, Deretan 10+ Motor Antik Ini Bisa Bikin Kamu Jatuh Hati dan Pantas Dikoleksi Sepeda Motor jadi Transportasi Paling Diminati di Indonesia Semakin hari semakin terasa lebih cepat berlalu. Ini karena kehidupan kita makin dimudahkan dengan berbagai kecanggihan teknologi yang ada. Kini, kita pun semakin bergantung dengan berbagai alat yang bisa mendukung aktivitas kita agar lebih cepat dan lebih praktis. Dalam hal transportasi, salah satu alat transportasi paling diminati untuk memudahkan dan mempercepat aktivitas kita adalah sepeda motor. Alat transportasi bisa mendukung mobilitas kita yang padat. Kita bisa memakainya di desa, kota, jarak dekat, hingga jarak jauh. Sepeda motor juga merupakan salah satu alat transportasi yang paling banyak di Indonesia. Bisa kita lihat saat ada kemacetan di jalan-jalan, kebanyakan isinya adalah sepeda motor selain mobil. Sepeda motor hanya bisa digunakan oleh 1 atau 2 orang penumpang saja. Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan masyarakat untuk membeli sepeda motor baru. Kelebihan Naik Motor Ketimbang Kendaraan Lain Bebas Macet Sepeda motor merupakan alat transportasi yang sangat nyaman digunakan. Ini bisa bikin kita terbebas dari macet, utamanya untuk kita yang tinggal di kota besar dan setiap harinya harus berhadapan dengan kemacetan. Memakai sepeda motor bikin kamu bisa menerobos lalu lintas yang padat dengan lebih mudah. Ini tentu bikin kamu lebih cepat sampai ke tujuan. Bentuk sepeda motor yang ramping akan memudahkan kita juga untuk melewati gang-gang sempit sebagai jalan terobosan sehingga kita bisa terhindar juga dari jalan yang sedang macet. Lebih Hemat Ketika memakai sepeda motor sebagai alat transportasi, secara tidak langsung kita juga bisa lebih hemat, loh. Dimulai dari pajaknya, pajak motor jauh lebih murah dibandingkan dengan mobil. Nah, jika kamu ingin berhemat keuangan dalam hal pajak, kamu bisa pilih untuk memiliki sepeda motor ketimbang mobil. Untuk kamu yang setiap harinya butuh kendaraan agar mobile lebih praktis namun memiliki bujet mepet, maka lagi-lagi, sepeda motor bisa jadi pilihan. Harga sepeda motor juga jauh lebih murah ketimbang mobil. Apalagi kalau kamu beli dengan sistem menyicil. Hanya dengan beberapa ratus ribu saja, kamu sudah bisa membawa pulang sebuah sepeda motor untuk kamu gunakan setiap harinya. Sepeda motor juga bisa lebih hemat jika dilihat dari segi bahan bakar. Untuk mencapai jarak yang sama, jika memakai sepeda motor, kamu bisa lebih hemat bensin jika dibandingkan naik motor. Nah, dengan begini, kamu bisa menyisihkan kelebihan uang untuk tabunga, dan keperluan kamu yang lainnya. Mudah Parkir Sepeda motor sebagai alat transportasi juga sangat memudahkan kita untuk parkir. Jika tempat parkir yang tersedia cukup sempit, kita masih bisa parkir dengan nyaman karena sepeda motor tidak butuh ruang yang luas untuk parkir. Selain itu, dengan sepeda motor kita juga bisa lebih mudah berhenti dimana saja dan kapan saja. Perjalanan kita jadi lebih fleksibel. Kita bisa mampir ke tempat yang kita ingin sesuka hati. Kita bisa berhenti sebentar di toko, swalayan, atau mampir ke tempat penjual oleh-oleh dengan mudah jika membawa motor sendiri. Bebas Menjelajah Sepeda motor memudahkan kita menjelajah berbagai tempat. Modelnya yang simpel dan ramping bikin kita jadi bebas menjelajah kemana saja. Mau lewat gang sempit, jalanan lebar, area terjal, hingga ke berbagai tempat tersembunyi pun, kamu bisa lebih nyaman dengan sepeda motor. Ini bikin kamu mendapatkan pengalaman travelling baru. Kamu bisa berkelana dengan sepeda motor kamu dan blusukan ke berbagai tempat kecil yang mungkin sulit dijangkau dengan mobil. Andai kamu tersesat pun, kamu bisa mudah jika ingin balik arah karena sepeda motor lebih mudah diputar balik ketimbang mobil, apalagi jika jalanannya sempit. Mudah Dirawat Sepeda motor banyak keunggulannya, salah satunya adalah mudah dirawat. Jika dibandingkan dengan mobil, sepeda motor lebih mudah untuk dirawat dan diutak atik sendiri. Semisal mogok di jalan atau tiba-tiba bannya kempes, kita masih bisa mengeceknya sendiri. Selain itu, bengkel sepeda juga banyak sekali ditemukan di pinggir jalan baik di kota besar atau di kampung-kampung. Tukang tambal ban juga banyak di sekitar jalanan sehingga kita tak pelru repot-repot jika ban kita kempes. Kamu cukup menuntunnya ke bengkel terdekat untuk segera membetulkannya. Untuk membersihkan sepeda motor juga mudah. Kamu tinggal mencucikan sepeda motor ke tempat pencucian sepeda atau bisa juga mencucinya sendiri di rumah. Perkembangan Industri Motor di Indonesia Sepeda motor memang lekat dengan kehidupan masyarakat di Indonesia. Jika menilik sejarahnya, kita bisa tahu bahwa sepeda motor sudah ada sejak Indonesia masih berada di bawah pendudukan Belanda. Kala itu, nama Indonesia belum ada, dan Belanda menyebut negara ini sebagai Nederlands Indie atau Hindia Belanda. Sepeda motor masuk ke Indonesia pada tahun 1893. Meski sedang berada di bawah penjajahan Belanda, namun, pemilih sepeda motor pertama di Indonesia adalah orang Inggris bernama John C Potter. Dia merupakan masinis pertama di pabrik gula Oemboel Probolinggo, Jawa Timur. Potter memesan sepeda motor tersebut dari pabrik Hildebrand und Wolfmüller, di Muenchen, Jerman. Kala itu, sepeda motor belum menggunakan rantai. Bagian belakang sepeda yakni rodanya digerakkan secara langsung oleh kruk as. Sepeda motor saat itu memakai mesin dua silinder horizontal. Bahan bakarnya dari bensin atau nafta. Untuk menghidupkan sepeda motor ini butuh 20 menit agar mesin bisa stabil. Tahun terus berganti dan teknologi makin berkembang pesat. Sepeda motor pun makin canggih dari waktu ke waktu. Pabrikan motor di Indonesia juga makin banyak. Ada banyak merek sepeda motor yang dijual di Indonesia mulai dari Harley Davidson, Norton, Excelsior, Indian, King Dick, dan tersebut sangat populer mulai tahun 1916 sampai 1926. Lalu pada tahun 1960an mulai ada skuter Vespa yang disusul skuter Lambretta pada akhir tahun 1960. Sejak saat itu, mulailah masuk sepeda motor dari negara Jepang dengan merek seperti Honda, Yamaha, hingga Suzuki. Hingga kini, berbagai merek sepeda motor dari Jepang tersebut banyak menguasai pasar di Indonesia. Eits, bukan berarti negara kita tak punya sepeda motor sendiri, loh. Negara kita juga mengeluarkan cukup banyak sepeda motor buatan sendiri dengan berbagai merek. Perkembangannya memang tidak sepesat sepeda motor buatan asing. Kendati demikian, bicara soal kualitas, sepeda motor buatan Indonesia tidak kalah dari merek luar. Ini Dia Deretan Motor Asli Buatan Indonesia Viar-Motor STAR NX VIAR Viar merupakan salah satu motor asli buatan Indonesia. Motor ini cukup ternama di kalangan lokal. Banyak yang mengira Viar merupakan brand dari Cina. Padahal pabrik perakitannya di Semarang dan ini adalah merek buatan asli anak negeri. Meski dibuat di Indonesia, namun ada juga komponen dari Viar yang berasal dari impor negara lain, salah satunya impor dari Cina. Meski kebanyakan mengeluarkan motor untuk niaga dengan roda 3, Viar juga merilis sepeda motor roda dua yang tak kalah bagus. Ada motor untuk touring, adventure, dan juga motor tenaga listrik yang diproduksi. Salah satu motor dari Viar yang bisa kamu incar adalah Motor STAR NX VIAR. Dengan tipe rangka underbone, motor ini memiliki suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang lengan ayun dengan shockbreaker ganda. Untuk rem depannya disc brake dan rem belakanganya tromol. Sepeda motor ini memiliki kapasitas bahan bakar 3,7 liter. Produk dengan tipe mesin 4 tak ini sudah dilengkapi pendingin udara. Sepeda ini memakai starter pedal dan elektrik sehingga kamu lebih mudah mengoperasikannya. Harga Rp. Kaisar- Ruby V250 Kaisar merupakan sepeda motor lain yang dibuat di Indonesia. Namanya mungkin tidak terlalu familiar, dan kerap kali disangka sepeda motor dari Cina. Kaisar kebanyakan merilis motor dengan roda tiga dalam seri Triseda. Kaisar juga merilis sepda motor roda dua yang tak kalah keren. Salah satu produk keren dari Kaisar adalah Ruby V250. Dari penampilannya, kita akan teringat dengan motor gede Harley Davidson. Desainnya keren dengan mesin yang gahar. Bodinya cool dengan samping belakang dilengkapi 2 box yang bisa membawa aneka barang bawaan kita. Jok sepeda juga sangat nyaman dan empuk. Mesinnya berkapasitas 250 cc dan sudah hadir dengan pendingin watercooler atau radiator sehingga mesin bisa tetap stabil dan terjaga. Untuk membelinya, kamu bisa langsung ke dealer resmi Kaisar, ya. Happy-CS 200 HAPPY MOTOR Happy juga kerap disangka sebagai merek asal Cina. Brand sepeda motor ini asli Indonesia dan sudah didirikan pada awal tahun 2000. Happy berdiri di bawah naungan PT Anugerah Cendrawasih Sakti Motor, perusahaan yang bergerak di bidang perakitan sepeda motor dengan pabrik di kawasan Pakisaji, Malang. Saat awal dirilis, Happy hanya dipasarkan untuk area Jawa Timur. Namun karena perkembangannya bagus, maka pasar Happy mulai merambah hingga ke seluruh Indonesia. Kini, Happy merilis motor klasik, motor niaga roda tiga, hingga model motor trail. Mesinnya juga beragam dari 125 cc hingga 200 cc. Salah satu motor yang bisa kamu lirik adalah Happy CS 200. Motor dual shock ini desainnya klasik dan menarik. Bagian jok-nya ala cafe racer. Rem belakang memakai rem tromol dan rem depan memakai single piston. Gazgas-Gazgas GXE 450 Supermoto Edition Kamu juga bisa lirik Gazgas sebagai merek sepeda motor Indonesia yang keren. Merk motor lokal ini memiliki markas besar di Pasuruan, Jawa Timur. Merek ini mulai eksis sekitar tahun 2014 sebagai salah satu produsen motor trail dan motor mini. Ada banyak tipe sepeda motor yang mereka keluarkan. Contohnya adalah motor dengan kapasitas 150cc hingga 450cc. Ada juga sepeda motor klasik dan juga sepeda motor trail yang dirilis. Salah satu motor keren dari Gazgas adalah Gazgas GXE 450 Supermoto Edition. Sepeda motor ini tergolong sebagai sepeda motor sport. Produk hadir dengan teknologi 4 tak SOHC. Kapasitas oli mesinnya 1,1 liter dan kapasitas tangki 8 liter. Rem depannya memakai cakram hidrolik piston ganda sementara rem belakangnya memakai cakram hidrolik piston tunggal. Tipe koplingnya adalah manual dengan tipe starter elektrik dan pedal. SOIB-SOIB Racer SOIB adalah merek lain yang wajib kamu tahu. Ini adalah merek pabrikan motor asli Indonesia. SOIB hadir dengan citarasa Eropa karena mereka mengadopsi teknologi dari Perancis. Brand ini sudah ada sejak tahun 2008 lalu namun baru digunakan beberapa tahun kemudian. SOIB telah merilis dua varian motor, yakni Racer dan Adventure. Untuk SOIB Racer, mesinnya sebesar 397 cc dengan desain klasik. Motor gede ini cocok untuk kamu yang gemar memiliki motor dengan nuansa retro elegan. Kamu bisa mendapatkannya di dealer resmi SOIB. Gesits-Gesits G1 Sepeda Motor Listrik Gesits merupakan rekomendasi terakhir kami. Brand asli Indonesia ini menghadirkan aneka motor listrik. Uniknya, motor Gesits sebelum dirilis pernah dicoba oleh beberapa menteri dan Presiden. Diproduksi oleh T Garasindo yang bekerjasama dengan ITS, motor listrik dari Gesits tak perlu diragukan kualitasnya. Kamu bisa lirik Gesits G1 sebagai produk generasi pertama yang keren dan naman digunakan. Sepeda motor yang satu ini bisa menempuh jarak sejauh 50 km untuk baterai tunggal. Sementara jika kamu memakai baterai ganda maka bisa menempuh jarak 100 km. Sepeda sudah dilengkapi dengan teknologi masa kini dimana kamu bisa memantau kondisi motor listrik dari tampilan smart dashboard dan juga dari aplikasi smartphone milikmu. JAKARTA – Kementerian Perhubungan Kemenhub menyebut Indonesia masuk kedalam tiga besar negara dengan jumlah kepemilikan sepeda motor terbanyak setelah Amerika Serikat AS di posisi pertama dan Turki di peringkat kedua.“Kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia saat ini cukup tinggi sekali. Bahkan, kita masuk 3 negara dengan kepemilikan sepeda motor terbesar di dunia,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam webinar Indonesia Youth Road Safety Warriors, Selasa 21/9/2021.Dia menuturkan, sebanyak 80 persen kendaraan di Indonesia didominasi oleh sepeda motor, dengan 14 persen di antaranya ada di itu kemudian berdampak terhadap kemacetan di jalan, penggunaan bahan bakar yang tinggi, serta angka kecelakaan dan fatalitas yang tinggi pula. “Sampai dengan September 2020, data yang kami dapatkan dari Korlantas Polri yang meninggal dunia karena kecelakaan ada orang. Angka itu cukup tinggi dengan rata-rata tiap bulan itu yang meninggal,” begitu, dia mengakui bahwa pertumbuhan sepeda motor tidak terkendali karena mudahnya kepemilikan dan pembelian unitnya. Oleh karenanya, Kemenhub kini terus berupaya memitigasi kejadian kecelakaan dan meningkatkan aspek menyebut, salah satu yang dilakukan pemerintah saat ini adalah meningkatkan sarana transportasi ramah lingkungan yang diharapkan secara bertahap dapat mengganti budaya masyarakat agar lebih memperhatikan masalah keselamatan dan lingkungan.“Saya melihat ke depan transportasi yang harus kita dorong dan bangun betul adalah transportasi yang berbasis angkutan umum/massal dan green transportation. Contohnya, penggunaan sepeda, sepeda listrik, dan pejalan kaki,” ucap itu saja, pihaknya juga terus mengembangkan program pengadaan bus dengan skema Buy The Service BTS, yaitu kendaraan bus yang dibiayai pemerintah. Program itu telah hadir di lima kota besar pada tahun lalu, yakni Solo, Palembang, Yogyakarta, Medan, dan Denpasar.“Pada tahun ini kami rencanakan ada lima kota lagi yang bakal menyusul, yaitu Bandung, Surabaya, Makassar, Banyumas, dan Banjarmasin. Kami harapkan kehadiran program ini bisa mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan bermotornya untuk ke angkutan umum yang ada,” menilai, aspek keselamatan berkendara harus terus digalakkan. Sebab, meskipun saat ini jumlah korban meninggal dunia banyak akibat pandemi Covid-19, yaitu sekitar orang, namun suatu saat pandemi akan berakhir.“Kecelakaan lalu lintas kan bisa terjadi setiap tahun. Artinya dengan kondisi keselamatan yang kurang baik saat ini harusnya kita menyadari, baik pemerintah maupun masyarakat bagaimana kita mencegahnya,” jelasnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam Jakarta - Di Indonesia terdapat ratusan juta kendaraan bermotor. Paling banyak adalah sepeda itu bisa dilihat dari data jumlah kendaraan yang diterbitkan Registrasi dan Identifikasi Regident Korlantas Polri. Totalnya, di Indonesia terdapat unit kendaraan, yang terdiri dari sepeda motor, mobil penumpang, bus, mobil barang, dan kendaraan khusus ransus.Kendaraan bermotor paling banyak di Indonesia adalah sepeda motor. Dari 138 juta lebih kendaraan di Indonesia, 80 persennya adalah sepeda motor. Mengutip data Regident Polri, sepeda motor di Indonesia tercatat sebanyak unit. Kendaraan bermotor roda dua ini menyumbang 80,5% dari total jumlah kendaraan bermotor di mobil penumpang tercatat sebanyak unit. Mobil penumpang hanya 11,6% dari total kendaraan di ada mobil barang sebanyak unit 3,72%, bus unit 0,16%, dan ransus unit 0,06%.Sementara itu, mayoritas kendaraan bermotor di Indonesia ada di Pulau Jawa. Data Regident Korlantas Polri mencatat, sebanyak kendaraan ada di Pulau Jawa. Itu menyumbang 60,08% dari total jumlah kendaraan di Indonesia. Di Pulau Jawa terdapat mobil penumpang, bus, mobil barang, sepeda motor, dan terbanyak kendaraan di Indonesia ternyata bukan Jakarta, melainkan Jawa Timur. Dalam data Regident Korlantas Polri per Polda, Polda Jawa Timur tercatat mendaftarkan kendaraan paling banyak. Total kendaraan di Jawa Timur sebanya atau 16,01%.Jumlah kendaraan lebih dari 22 juta di Jawa Timur antara lain mobil penumpang, bus, mobil barang, sepeda motor dan adalah Polda Metro Jaya yang mencatat jumlah kendaraan sebanyak unit atau 15,01%. Polda Metro Jaya yang membawahi wilayah hukum DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Depok, Tangerang hingga Tangerang Selatan mencatat mobil penumpang, bus, mobil barang, sepeda motor, dan adalah Jawa Tengah dengan total kendaraan sebanyak unit 13,34%. Di Jawa Tengah terdapat mobil penumpang, bus, mobil barang, sepeda motor dan ransus. Simak Video "Ini Daerah dengan Populasi Sepeda Motor Terbanyak di Indonesia" [GambasVideo 20detik] rgr/lth Sepeda motor menjadi kendaraan andalan di Indonesia. Bagaimana tidak, harganya lebih terjangkau daripada mobil. Sehingga bagi siapa saja yang sudah berpenghasilan bisa mudah memilikinya. Untuk membelinya juga tak perlu merogoh kantong dalam-dalam. Bermodalkan Rp 500 ribu sudah bisa dijadikan DP. Selain itu motor layaknya sepeda, pengoperasiannya terbilang mudah. Asal mahir mengendarai sepeda dan dapat menjaga keseimbangan, kemudian ditambah latihan berkendara terus-menerus, siapa pun bisa mengemudikan motor. Motor matic palingbanyak dipakai saat ini. Baca Juga Sudah Ada 114 Juta Motor Baru Mengaspal di Indonesia Sejak Tahun 2000 Alasan lain adalah kendaraan yang satu ini lebih praktis, hemat bahan bakar, dan biaya kepemilikan yang tidak begitu tinggi seperti mobil baru. Umumnya motor bermodalkan Rp 20 ribu bisa wara-wiri. Biaya parkir murah dan biaya pajak tahunannya tak begitu mencekik. Oleh karena itu ada saja pengguna motor baru tiap tahunnya. Ini tercermin dari penjualan motor setiap tahunnya yang membukukan bisa mencapai jutaan unit. Bahkan selalu melebihi penjualan mobil. Pengguna motor besar juga tumbuh di Indonesia. AutoFun Indonesia bahkan pernah merilis jumlah motor baru yang beredar di pasaran, mencapai 114 jutaan unit sejak tahun 2000 hingga jelang penutupan tahun 2021 ini. Angka ini dikompilasi dari data wholesales distribusi dari pabrik ke dealer Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia AISI. AISI saat ini memiliki anggota tetap agen pemegang merek roda dua yang memiliki fasilitas produksi di Indonesia mencakup Astra Honda Motor, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Kawasaki Motor Indonesia, Suzuki Indomobil Sales dan TVS Motor Indonesia. Jumlah tadi belum ditambah pabrikan lain yang juga memiliki fasilitas perakitan motor seperti Benelli, Kymco, Gesits, serta beberapa pabrikan motor listrik lainnya yang sekarang mulai menjamur dalam upaya popularisasi kendaraan listrik di nusantara. Motor-motor tua mulai kembali digunakan. Baca Juga Kembang Kempis Penjualan Motor Bebek, Nasibnya Di ujung Tanduk? Indonesia Pengguna Motor Terbanyak Ketiga di Dunia Berdasarkan fakta bahwa banyaknya motor yang menjamur di Indonesia, rupanya menjadikan negara kita ini sebagai salah satu pengguna roda dua terbanyak di dunia lho. World Atlas melaporkan, setidaknya 85 persen dari jumlah seluruh rumah di Indonesia memiliki setidaknya satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai alat transportasi harian. Indonesia juga jadi basis produksi untuk pasar ekspor. Lalu negara mana yang memegang gelar sebagai pengguna motor terbanyak di dunia? Jawabannya ternyata negara tetangga kita, Thailand. Sumber bahkan menyebut negara gajah putih itu sebagai 'daratan dengan 100 juta skuter', karena saking banyaknya kuda besi yang melintas setiap harinya di sana. Mengutip laporan Pew Research Center, setidaknya 87 persen rumah di sana memiliki sedikitnya satu unit sepeda motor. Selain itu karena jumlah pengguna kendaraan ini mendominasi, kecelakaan pengguna motor juga paling banyak, sekitar pemotor meninggal dunia per tahunnya karena terlibat kecelakaan. Honda memiliki lebih dari dua buah pabrik di Indonesia. Menyusul Thailand ada Vietnam, negara dengan populasi lebih dari 90 juta orang. Rasio kepemilikannya sekitar 86 persen rumah yang dihuni memiliki paling tidak satu unit sepeda motor. Di sana penjualan motor terus meningkat, sehingga membuat ibu kota negaranya, Hanoi dipadati oleh 5 juta motor. Setelah Indonesia ada Malaysia sebagai negara pengguna motor terbanyak keempat di dunia. Berdasarkan data, sekitar 83 persen rumah di sana telah memiliki motor sebagai moda penunjang aktivitas rutin. Malaysia banyak yang gunakan motor bebek. Kemudian menutup lima besar, ada China. Setidaknya 60 persen dari jumlah rumah di negeri tirai bambu itu sudah memiliki motor yang fungsinya sebagai komuter sehari-hari atau penunjang kerjaan. Oh iya untuk posisi seterusnya sampai 10 besar dihuni oleh India, kemudian dilanjutkan oleh Pakistan, Nigeria, Filipina, dan Brazil. Kaget ya India tidak termasuk 5 besar, padahal kan pengguna motor di sana juga banyak. Baca Juga Penjualan Motor Baru Tahun Depan Disebut Akan Naik, Diprediksi Sampai 5,4 Juta Unit

motor yang banyak mendominasi kendaraan di indonesia adalah buatan